Buka Musrenbang, Mendagri Bahas Gubernur NTB yang Maafkan Pemaki

Palembang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyayangkan terjadinya makian pria berinisial SHS terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi. Menurut Tjahjo, makian tersebut bukan moral dan sikap yang baik.

“Sesama warga negara Indonesia (WNI), tapi menyebut dengan umpatan-umpatan yang tidak bermoral dan menyebut ‘rakyat pribumi’. Itu menunjukkan moral kita yang semakin buruk,” ujar Tjhajo saat memberikan sambutan pembukaan dalam Musrenbang RKPD di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sumsel, Senin (17/4/2017).

Buka Musrenbang, Mendagri Bahas Gubernur NTB yang Maafkan PemakiFoto: Raja Adil/detikcom

Dikatakan Tjahjo, hal-hal yang dapat menyakitkan sesama WNI tidak perlu diutarakan. Dia mengimbau semua daerah tetap menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, mulai dari tingkat daerah, dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bersama.

“Untung yang bersangkutan gubernur, jadi dengan besar hati langsung memaafkan. Nah yang seperti ini harus menjadi perhatian bersama, terutama daerah, agar hal-hal serupa tidak terulang lagi,” tuturnya.

Peristiwa yang menimpa Gubernur NTB ini terjadi di Bandara Changi, Singapura, Minggu (9/4) sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Saat itu, Zainul atau yang biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dan istrinya tengah antre di counter Batik Air yang ada di Bandara Changi. Saat itu dia hendak bertolak menuju Jakarta.

Ham

Sumber, news.detik.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *